Wellness bukan lagi sekadar pilihan gaya hidup—ini adalah kekuatan ekonomi USD 6,8 triliun yang sedang mengubah lanskap keuangan global. Dalam laporan ini, Anda akan mempelajari data di balik pertumbuhan masif industri ini, mengapa "Wellness Real Estate" menjadi instrumen baru bagi investor, dan bagaimana Indonesia secara strategis memanfaatkan pasar senilai USD 36,4 miliar untuk menjadi pemimpin global dalam sains panjang umur (longevity). 

Dengan proyeksi industri yang akan mendekati USD 10 triliun pada tahun 2030, wellness kini secara signifikan mengungguli sektor-sektor global utama lainnya:

  • Teknologi Informasi: USD 5,3 Triliun

  • Pariwisata: USD 5 Triliun

  • Olahraga: USD 2,7 Triliun

Lebih penting lagi, pengeluaran wellness global kini mencakup hampir 60% dari total belanja kesehatan dan medis, menandakan pergeseran dunia secara tegas menuju pencegahan dan kesehatan holistik.

Fase "Akselerasi": Panjang Umur dan Kesehatan Mental

Menurut para peneliti GWI, pasar telah bergerak melampaui pemulihan pasca-pandemi dan masuk ke "fase akselerasi" yang berpusat pada personalisasi dan kesehatan yang dioptimalkan.

  • Wellness Real Estate (+19,5% per tahun): Sektor dengan pertumbuhan tercepat, karena konsumen mencari "rumah sehat" yang dirancang untuk mendukung umur panjang fisik dan mental.

  • Layanan Kesehatan Mental (+12,4% per tahun): Mencerminkan pergeseran global di mana kesejahteraan emosional dianggap sebagai prioritas utama yang tidak bisa ditawar bagi generasi muda.


Keunggulan Strategis Indonesia

Di tengah latar belakang global ini, Indonesia semakin memperkuat posisinya. Sebagai negara kepulauan terbesar di dunia, ekonomi wellness-nya berakar unik pada keanekaragaman hayati yang luas dan tradisi penyembuhan selama berabad-abad.

Pasar wellness Indonesia saat ini bernilai sekitar USD 36,4 miliar, peringkat ke-7 di wilayah Asia-Pasifik dan ke-19 secara global.

Tiga Pilar Wellness Indonesia:

  1. Solo: Pusat pengobatan herbal (Jamu) dan aromaterapi tradisional.

  2. Yogyakarta: Dikenal dengan ritual istana kuno dan retret pedesaan yang menenangkan jiwa.

  3. Bali: Ikon global untuk kemewahan ramah lingkungan dan pengalaman wellness holistik.


Prospek Hingga Tahun 2029

Pemerintah Indonesia saat ini sedang beralih ke wisata berkualitas, menekankan kedalaman pengalaman dibandingkan volume wisatawan semata. Hal ini sejalan dengan perkiraan pertumbuhan tahunan pariwisata wellness global sebesar 9,1%.

SektorPerkiraan NilaiArea Fokus Utama
Pengobatan TradisionalUSD 5,6 MiliarJamu, Terapi Cahaya Merah, Cryotherapy
Wisata WellnessUSD 1,7 MiliarPerjalanan Sadar, Eco-luxury, Retret Spiritual

Dengan menggabungkan geodiversitas alami dengan sains umur panjang (longevity) modern, Indonesia sukses memposisikan diri sebagai destinasi utama di pasar global yang semakin sadar kesehatan.