Suku Majapahit adalah suku yang berasal dari Jawa dan tinggal di Bali. Sebenarnya terdapat dua suku yang terkenal di Bali, yaitu suku Aga dan suku Majapahit, dan pada bagian ini akan dijelaskan tentang suku Majapahit di Bali. Suku Majapahit juga berasal dari para pendatang Jawa yang menetap di Bali. Sebagian besar suku Majapahit menjalani kehidupan di daerah dataran rendah, berbeda dengan suku Aga yang tinggal di daerah pegunungan di desa-desa Bali.
Orang Bali adalah kelompok suku yang mendiami Pulau Bali, menggunakan bahasa Bali, dan mengikuti kebudayaan Bali. Sebagian besar orang Bali beragama Hindu, sekitar 90%. Sisanya beragama Buddha, Islam, dan Kristen. Jumlah penduduk Bali sekitar 5 juta orang. Sebagian besar tinggal di pulau Bali, tetapi mereka juga tersebar di seluruh Indonesia. Orang Bali juga terdapat di Lombok Barat. Beberapa di antaranya bermigrasi ke Lampung, Kalimantan Selatan, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, dan Papua. Terdapat dua kelompok etnis Bali. Kelompok pertama adalah Bali Aga, yaitu penduduk asli yang tinggal di daerah pegunungan. Kelompok kedua adalah Bali Majapahit, yaitu para pendatang dari Jawa (kerajaan Hindu Majapahit) yang tinggal di sebagian besar wilayah pulau Bali, terutama di daerah dataran rendah.
Budaya Sosial

Mata pencaharian utama masyarakat Bali Aga dan Bali Majapahit adalah bercocok tanam padi di sawah dengan sistem irigasi yang dikenal sebagai Subak. Ikatan solidaritas antaranggota Subak (yang menggunakan sumber air yang sama) dapat dilihat saat pelaksanaan pengaturan dan pengendalian air pada waktu-waktu tertentu. Solidaritas ini juga tampak dalam pelaksanaan upacara keagamaan khusus, yang diikuti oleh para tetua Subak serta seluruh anggota masyarakat Subak yang menggunakan sumber air yang sama.