Kami telah menyusun daftar museum terbaik di Bali yang akan membantu Anda mempelajari lebih lanjut tentang sejarah, seni, artefak, dan arkeologi pulau ini.
1. Museum Seni Neka

Sebagai salah satu museum paling terkenal di Bali, Museum Seni Neka didirikan pada tahun 1976 oleh seorang penggemar seni Bali yang terkenal, Wayan Suteja Neka. Museum Seni Neka menampilkan koleksinya yang luas dan terus berkembang sejak tahun 1976, dari klasik hingga kontemporer, tradisional hingga modern. Di sini, Anda akan melihat lukisan, patung, alat-alat tradisional, dan senjata yang akan memberikan wawasan tentang budaya Bali yang rumit.
Museum Neka menampilkan koleksi keris tradisional. Banyak orang datang ke museum ini membawa keris lama dan baru untuk diperiksa oleh Neka.
Museum Seni Neka, Kedewatan, Gianyar, Bali, Indonesia, +62361 975074
2. Museum Bali

Terletak di Denpasar, museum ini jelas merupakan pusat warisan yang menggambarkan budaya dan sejarah Bali. Dibangun pada awal tahun 1930-an, Museum Bali memiliki empat struktur utama. Di kompleks Tabanan, pengunjung dapat melihat alat musik dan topeng teater, sementara lukisan dan patung dipamerkan di kompleks Karangasem. Jika Anda tertarik dengan industri tekstil lokal dan sejarahnya, Anda dapat melihatnya di kompleks Buleleng, dan penggemar artefak arkeologi dapat langsung menuju kompleks Timur. Museum Bali menyimpan berbagai alat tenun Bali dan kalender kuno.
Koleksi yang disimpan di Museum Bali dapat diklasifikasikan sebagai koleksi benda prasejarah.
Museum Bali, Jalan Mayor Wisnu, Dangin Puri, Kota Denpasar, Bali, Indonesia, +62361 222680
3. Museum Pasifika

Terletak di Nusa Dua, Museum Pasifika menyajikan perpaduan budaya Asia-Pasifik. Karya-karya agung dari 200 seniman dari 25 negara, 350 lukisan, dan 250 benda bersejarah dipamerkan di sini.
Diprakarsai oleh sekelompok kecil pecinta seni dan kolektor barang antik Prancis dan Indonesia, Museum Pasifika menyimpan ratusan lukisan. Koleksi Museum Pasifika didominasi oleh tema-tema budaya dan kehidupan Bali. Di sini, Anda dapat menemukan karya-karya pelukis Bali Nyoman Gunarsa dan seniman Jawa Raden Saleh, untuk menyebutkan beberapa nama.
Museum Pasifika, Area (ITDC), Blok P, Nusa Dua +62 (0)361 774 935
4. Museum Bajra Sandhi

Berdiri di tengah taman, Museum Bajra Sandhi menampilkan arsitektur Bali yang spektakuler dan artistik. Museum ini memiliki banyak diorama yang menggambarkan peristiwa politik dan ekonomi Bali sejak ribuan tahun yang lalu.
Museum sejarah ini mengabadikan perjuangan Bali melawan invasi kolonial Belanda. Monumen Perjuangan Bali dengan arsitektur Bali dan ukiran yang detail adalah ikon museum ini.
Bajra Sandhi (Monumen Renon), Jalan Raya Puputan No. 142, Panjer, Denpasar, +62 823 3027 2304
5. Museum Seni Agung Rai

Didirikan pada tahun 1996 oleh Agung Rai, ARMA memungkinkan Anda untuk menikmati pameran khusus, pertunjukan teater, tari, musik dan kelas melukis, toko buku, perpustakaan dan ruang baca, lokakarya budaya, konferensi, seminar, dan program pelatihan.
Koleksi lukisan di ARMA beragam, mulai dari tradisional hingga kontemporer, termasuk Koleksi Kamasan klasik di atas kulit pohon, karya agung seniman Batuan tahun 1930-an dan 1940-an, dan satu-satunya karya yang dapat dilihat di pulau ini dari seniman Jawa abad ke-19, Raden Saleh dan Syarif Bustaman.
Museum Seni Agung Rai, Jalan Raya Pengosekan, Ubud, Gianyar +62 361 976659