Sebuah warisan sejarah yang indah berupa tekstil etnik langka—yang tersimpan di dalam bangunan beratap jerami—dapat ditemukan di sebuah desa kecil nan unik dan indah di pesisir tenggara Bali. Desa Tenganan di Kabupaten Karangasem memiliki legenda yang menyebutkan bahwa desa inilah tempat asal-usul kain tenun tradisional *double ikat*. Meskipun penduduk setempat memiliki kisah asal-usul yang populer, sejarah pastinya sendiri telah agak kabur seiring berjalannya waktu.

Kain *double ikat* hanya diproduksi di Tenganan Pengringsingan, Indonesia. Desa ini juga terkenal dengan kerajinan anyaman keranjang serta kalender yang ditulis dengan indah di atas daun lontar. Pembuatan tenun *double ikat* merupakan proses yang panjang, rumit, dan penuh ketelitian; penyelesaiannya bisa memakan waktu hingga satu tahun, bahkan dengan melibatkan lima hingga enam orang penenun sekaligus. Itulah sebabnya kain ini tergolong langka, karena pembuatannya membutuhkan tenaga ahli yang sangat terampil.


Saat mengunjungi desa ini, Anda dapat menyaksikan langsung proses menenun di rumah-rumah warga pada siang hari. Anda juga bisa membeli koleksi kain tenun ini sembari berjalan-jalan. Harga koleksinya berkisar antara Rp200.000 hingga Rp3.000.000 atau lebih. Proses pembuatan kain *double ikat* ini sepenuhnya dilakukan dengan tangan (*handmade*) dan menggunakan bahan-bahan alami, mulai dari pewarna hingga kainnya. Bahan kainnya berasal dari bunga kapas Bali yang dipetik dan dibersihkan dari kotoran sebelum dipintal. Kain diwarnai menggunakan ramuan pewarna nabati yang diperoleh dari ekstrak daun dan bunga; warna akan muncul setelah bahan-bahan tersebut diperas menggunakan air hujan. Contohnya, minyak kemiri digunakan untuk pewarna kuning, daun tarum menghasilkan warna nila pekat, kopi luwak memberikan nuansa warna merah muda, dan sebagainya. Selain Tenganan, satu-satunya tempat lain di dunia yang mempraktikkan teknik *double ikat* adalah Okinawa di Jepang dan desa-desa di Telangana, India.

IKAT BATIK adalah toko di Monkey Forest, Ubud, yang menawarkan koleksi kain ikat serta batik kontemporer—mulai dari tahap pemintalan dan pewarnaan hingga proses pembuatan—yang sepenuhnya menggunakan bahan alami dari pulau tersebut.

Ikat Batik

Jalan Monkey Forest, Ubud
+62 361 975622

Arts & Crafts Shopping in Bali


Bali Collection adalah destinasi belanja lengkap yang berlokasi di area seluas 8 hektar, tak jauh dari resor-resor paling mewah di Nusa Dua, Bali. Di sini, Anda dapat menemukan berbagai merek ternama, mulai dari Nike dan Levi's hingga The North Face. Kawasan ini juga menghadirkan beragam pilihan tempat bersantap dan spa berkualitas tinggi, serta berbagai butik dan toko suvenir menarik seperti Padi Art Market, Wikowi Art & Craft, dan Bali Bagus.




Tempat ini benar-benar menjadi pusat kerajinan tangan autentik khas pulau ini, mulai dari tas rotan dan sandal, busana batik, perhiasan tradisional, peralatan rumah tangga dan patung kayu, hingga wayang kulit, produk perawatan kulit alami, dan banyak lagi. Dengan begitu banyak pilihan, Anda pasti akan pulang membawa keranjang penuh dengan harta karun khas Bali.

Bali Collection

Komplek ITDC Nusa Dua, Benoa

+62 361 771662

Untuk pengalaman yang lebih autentik, Anda bisa mengunjungi berbagai 'Pasar Seni' di Bali. Tempat-tempat ini merupakan alternatif sempurna dari pusat perbelanjaan konvensional pada umumnya. Pasar-pasar ini biasanya berlokasi di area semi-terbuka dengan deretan kios yang tertata rapi. Anda bisa membeli berbagai barang, mulai dari suvenir unik, pakaian, hingga cendera mata untuk dibawa pulang.

Pasar-pasar berikut ini adalah pilihan utama untuk membeli karya seni, kerajinan tangan, pernak-pernik unik, ukiran khas Bali, dan banyak lagi secara autentik. Semua barang ini dibuat secara lokal oleh para pengrajin berbakat dengan harga yang sangat terjangkau—tergantung pada kemampuan tawar-menawar Anda.

Pasar Seni Ubud

Jalan Raya Ubud, Ubud

Pasar Seni Sukawati

Jalan Raya Sukawati, Gianyar

Pasar Seni Kumbasari

Jalan Gajah Mada, Denpasar

Jika Anda seorang pencinta seni, Bali adalah tempat yang tepat bagi Anda. Seni sudah menjadi bagian tak terpisahkan dari Bali dan mengalir dalam nadi budaya masyarakatnya. Ubud adalah surga bagi para pemburu seni, karena setiap wilayah di Ubud memiliki karakteristik dan genre seni tersendiri. Contohnya adalah Desa Keliki dengan gaya sketsa dan pewarnaannya yang sangat rumit dan memukau. Ada begitu banyak karya seni yang menanti untuk ditemukan, mulai dari koleksi seni rupa klasik hingga kontemporer.



Purpa Art Gallery adalah salah satu galeri seni paling terkenal di Ubud. Sejarahnya bermula sejak tahun 1970-an, menjadikannya salah satu galeri seni tertua di Bali. I Nyoman Purpa, sosok di balik Purpa Art Gallery, merupakan salah satu kurator dan kolektor terkemuka di Indonesia dengan keahlian luar biasa di bidang seni rupa. Galeri ini kerap memamerkan karya seniman legendaris Indonesia serta seniman internasional yang pernah tinggal dan menghabiskan waktu di Pulau Bali.

Walter Spies, Antonio Blanco, I Gusti Nyoman Lempad, Miguel Covarrubias, Krijono, dan Bramasto adalah beberapa nama seniman internasional yang karyanya ditampilkan di sini. Mereka juga memiliki cabang di Seminyak, tempat para pencinta seni dapat menikmati karya kontemporer yang memadukan berbagai media, penggambaran yang jenaka, serta warna-warna mencolok—berbeda jauh dari nuansa tradisional khas Ubud.

Purpa Art Gallery Ubud

Jalan Wenara Wana, Ubud

+62 361 975 234

Purpa Art Gallery Seminyak

Jalan Mertanadi No. 22B, Kerobokan

+62 819 9940 8804

Topeng dan boneka Bali yang memiliki keindahan memikat tak diragukan lagi merupakan bagian penting dari sejarah dan budaya seni Bali. Namun, setiap topeng atau boneka memiliki latar belakang cerita yang mengandung nilai ritual sakral. Budaya Bali meyakini bahwa para Dewa hadir dalam segala hal. Topeng biasanya dianggap sebagai medium bagi roh leluhur untuk bersemayam atau mengunjungi dunia fisik, sekaligus merepresentasikan energi dalam wujud nyata; oleh karena itu, topeng digunakan dalam berbagai prosesi ritual pura maupun upacara adat lainnya.

Dalam konteks hiburan masyarakat, topeng memerankan karakter cerita untuk menampilkan kekayaan budaya masa lalu Bali; contohnya adalah Barong dan Rangda, dua tokoh mitis dari legenda Calonarang yang melambangkan pertarungan antara kebaikan dan kejahatan. Saat ini, Anda juga dapat menemukan topeng yang dibuat khusus untuk tujuan dekoratif—sebagai buah tangan untuk dibawa pulang.


Jika Anda mencari koleksi yang istimewa, Setia Darma House of Masks and Puppets adalah objek wisata unik yang terletak di sebuah desa indah di Sukawati. Tempat ini menyimpan lebih dari 1.300 topeng dan 5.700 wayang dari Indonesia maupun berbagai belahan dunia. Berbagai bangunan di sini melestarikan karya seni yang penuh warna dan sarat makna. Setiap bangunan menampilkan koleksi wayang dan topeng yang berbeda, mulai dari gaya kontemporer hingga yang kuno dan sakral.

Setia Darma House of Masks and Puppets

Jalan Tegal Bingin, Banjar Tengkulak Tengah, Kemenuh, Sukawati

+62 361 898 7493

Membeli Perlengkapan Rumah di Bali

Saat berlibur, banyak orang gemar membeli pernak-pernik budaya tradisional untuk mempercantik rumah mereka—sesuatu yang dapat menjadi kenang-kenangan akan masa-masa indah. Bungalow Living adalah destinasi utama bagi para pencinta dekorasi interior yang selalu berburu perlengkapan rumah, aksesori, dan berbagai barang menarik lainnya. Desain mewah serta koleksi perabotan bergaya *Scandi-boho* ini lahir dari inspirasi sang pemilik saat melakukan perjalanan ke India, Burma, Ethiopia, dan Myanmar sebagai seorang fotografer.

Anda dapat menemukan produk berbahan katun 100% dalam pilihan koleksi bantal dan sarung bantal linen dari merek Bungalow Living sendiri. Seluruh bantal ini diproduksi di Bali, termasuk yang memiliki motif berani dan mencolok untuk menyemarakkan rumah tropis Anda, serta koleksi dengan skema warna monokrom yang menenangkan. Produk selimut dan *throw* (selimut dekoratif) mereka, yang menampilkan detail rajutan tangan (*crochet*) nan indah, secara langsung mendukung industri rumahan kaum perempuan di Bali. Mereka juga menawarkan koleksi jurnal dan kartu ucapan berbahan kertas daur ulang yang dirancang serta diproduksi oleh masyarakat setempat.


Bungalow Living Bali

Jalan Pantai Berawa No. 35A, Canggu
+62 361 844 6567


WARISAN LIVING (FURNITURE SHOWROOM)

 

 

Industri furnitur kayu solid mengakui Warisan berkat koleksi perabotan kayunya yang berkualitas tinggi selama hampir tiga dekade. Mereka bangga akan pendekatan dan layanan yang sepenuhnya berorientasi pada pelanggan, mulai dari tahap desain, konsultasi teknis, dan pengendalian mutu, hingga logistik pengiriman. Berbekal pengalaman selama 25 tahun, tim Warisan terus mengutamakan keahlian tangan (kerajinan tangan) dibandingkan penggunaan mesin modern demi mempertahankan kualitas artistik unik yang sangat diminati.

Warisan memang merupakan salah satu produsen furnitur kustom yang paling dicari di Asia. Karya furnitur kayu jati mereka—baik untuk interior maupun eksterior—pada berbagai proyek resor hotel dan vila merupakan karya yang patut dikagumi.



Jalan Raya Kerobokan, Br. Taman No.38, Kerobokan
+62 361 730048

Tropea Artistry Bali


Tropea Artistry Bali adalah brand lokal yang menawarkan dekorasi rumah buatan tangan dari Bali. Koleksinya memadukan material alami, keahlian pengrajin, dan gaya sederhana bernuansa pesisir, sehingga setiap produk dapat menghadirkan sentuhan khas Bali ke dalam interior modern.