Siapa bilang kebab tidak cocok dengan Bali?
Sebagai pecinta kuliner sejati, saya selalu mencari tempat baru untuk dijelajahi, masakan baru, cita rasa baru, dan hidangan yang membawa cerita dari budaya yang berbeda. Bali mungkin terkenal dengan nasi goreng dan sate, tetapi sesekali, lidah Anda menginginkan sesuatu yang berbeda. Saya telah mencari kebab yang benar-benar enak di pulau ini selama beberapa waktu, dan saya terus mendengar tentang sebuah tempat di Sunset Road yang selalu ramai bernama Istanbul Mezeh Kebab House. Tentu saja, rasa ingin tahu menang. Jadi suatu malam, saya pergi ke sana bersama sekelompok teman, dan apa yang terjadi selanjutnya sungguh luar biasa.
Sejak makanan tiba di meja kami, kami tahu kami akan menikmati sesuatu yang istimewa. Semuanya tampak sangat segar, terutama piring mezze, yang secantik dan semenarik tampilannya. Bahkan sebelum piring diletakkan, aroma daging panggang, rempah-rempah hangat, dan roti yang baru dipanggang tercium di udara, langsung meningkatkan selera makan kami. Aromanya begitu menggugah selera sehingga membuat Anda menyadari betapa laparnya Anda sebenarnya.
Kebabnya melebihi ekspektasi kami, juicy, beraroma, dan dipanggang dengan sempurna. Setiap gigitannya kaya akan rempah-rempah otentik yang terasa kuat sekaligus menenangkan. Pilihan mezze-nya patut mendapat pujian khusus; ini adalah salah satu yang terbaik yang pernah saya coba. Kami sangat menyukai pure terong yang lembut, berasap, creamy, dan dibumbui dengan sempurna. Untuk hidangan utama, Kebab Domba Adana adalah bintang malam itu. Rasanya sedikit pedas, cukup untuk menggugah selera tanpa berlebihan. Jika Anda merasa ingin mencoba sesuatu yang berbeda, ikan dengan almond adalah hidangan menarik lainnya yang patut dicoba, menawarkan keseimbangan tekstur dan rasa yang menyenangkan.
Kejutan menyenangkan lainnya? Harganya. Harganya sangat wajar dibandingkan dengan restoran lain yang menawarkan masakan serupa di Bali. Tentu saja, harganya tidak seperti warung, tetapi untuk kualitas, ukuran porsi, dan pengalaman keseluruhan, itu benar-benar sepadan. Di akhir santapan kami, kami begitu puas sehingga hidangan penutup sama sekali bukan pilihan, tidak ada ruang tersisa!
Yang membuat Istanbul Kebab House semakin mengesankan adalah perhatian terhadap detail. Meskipun sekilas terlihat seperti tempat makan kecil, Anda akan segera menyadari betapa banyak pemikiran dan usaha yang telah dicurahkan pemiliknya ke tempat ini. Parkir di Sunset Road bisa menjadi mimpi buruk, tetapi di sini, ada tempat parkir yang layak, sebuah bonus besar. Restoran ini menawarkan tempat duduk di dalam dan di luar ruangan, sehingga Anda dapat memilih untuk menikmati semilir angin malam Bali atau bersantai dengan nyaman di dalam.
Ruangannya tidak besar, tetapi nyaman dan dirancang dengan penuh pertimbangan. Interiornya memancarkan pesona hangat sebuah tempat makan kecil di Turki, intim, ramah, dan penuh karakter. Anda akan mengerti maksud saya ketika Anda berkunjung sendiri. Terlepas dari kesan kuat bahwa ini mungkin surga bagi pecinta daging, menu menawarkan berbagai pilihan yang mengejutkan, termasuk hidangan vegetarian yang sangat baik.
Karena ini adalah kunjungan pertama kami, kami sangat ingin mencoba sebanyak mungkin hidangan. Saat kami menelusuri menu, pemiliknya memperhatikan kami dan datang menyapa kami secara pribadi. Beliau sangat ramah dan hangat, membuat kami merasa dihargai dan diapresiasi. Beliau bahkan merekomendasikan beberapa hidangan berdasarkan preferensi kami, yang menambah sentuhan pribadi yang menyenangkan pada pengalaman tersebut.
Jadi, jika Anda bosan dengan nasi goreng dan menginginkan sesuatu yang berbeda, saya sangat merekomendasikan untuk mencoba tempat ini. Bali dan kebab? Percayalah, keduanya adalah kombinasi yang sempurna.